google4af92707bcd68fef.html
REUNI ALUMNI ADPEND
Sudah sekian lama jurusan administrasi pendidikan berdiri, dan sudah sekian lama juga jurusan ini melahirkan generasi-generasi muda yang siap bertarung di dunia lapangan kerja yang nyata, bukan lagi retorika-retorika dalam acara perkuliahan tetapi benar-benar merasakan keringat tercucur demi setumpuk harapan meraih masa depan yang cerah.
Seiring dengan perubahan UPI menjadi BHMN seiring itu pula perubahan mendera di lingkungan Universitas Pendidikan Indonesia. Tuntutan untuk menjadi lembaga profesional diantaranya adalah mampu menghasilkan lulusan-lulusan yang berkualitas dan mampu sukses meraih masa depannya, tidak ketinggalan juga jurusan kita tercinta dituntut untuk mampu menetaskan lulusan-lulusan yang profesional. Untuk mencapai hal tersebut lembaga tidak bisa berjalan sendirinya tetapi, keberadaan alumni selaku partner dan jembatan dengan dunia kerja sangat dibutuhkan sekali. Selama ini komunikasi yang terbangun antar alumni ataupun dengan jurusan belum begitu optimal oleh karena itulah diperlukan sebuah pertemuan yang mampu membukan keran komunikasi demi terciptanya lulusan-lulusan jurusan adpend yang profesional dan mampu sukses di dunia kerja.
Adanya kabar gembira tentang acara reuni dan peluncuran web jurusan adpend pada tanggal 22 November 2008 (sumber cepi triatna salah seorang dosen adpend) menjadi sebuah momen yang harus kita sikapi secara positif, mungkin inilah awal kebangkitan jurusan kita tercinta. Mungkin kita tidak banyak mengetahui dimanakah keberadaan alumni adpend sekarang ini, tapi dengan adanya acara ini diharapkan kita mampu menjalin komunikasi dengan rekan-rekan alumni yang lain. Semoga dengan adanya pertemuan ini dapat dijadikan ajang informasi lowongan kerja bagi teman-teman alumni lainnya ataupun ajang berbagi cerita serta memberikan gambaran yang nyata pada adik-adik mahasiswa kita bahwa lulusan adpend masih bisa bersaing dengan lulusan lainnya, dan akan sangat manis dan indahnya jika digabungkan dengan keberadaan alumni sebagai jembatan dengan dunia lapangan kerja...
Teman harapan itu masih ada, janganlah fesimis tetapi bekerja keras dan bekerjasama serta saling berbagi masa depan cerah berada di diepan mata kita
Penulis Asep Iryanto: email : iryanto01 @yahoo.co.id
==========================================================================
Walau terik tapi tetap asyik..
(Kabar dari Sliyeg )
Ilmu adalah motivasi hidup, dengan ilmu kita mampu meraih sesuatu yang berharga bukan hanya untuk saya tetapi untuk anda, kita dan semua yang pernah ada.
Acara pembukaan pelatihan Development active Learning with ICT (DALI) pada PSBG anyelir pada tanggal 11-13 November 2008 dihadiri oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kecamatan Sliyeg (Drs. H. Supardi A.W, M.Si) dan MTT kec. Sliyeg (Toto, S.Pd, dan Basuki, S.Pd) dan Ketua PSBG Anyelir (Suyono, S.PdI). Dalam pembukaan pelatihan DALI tersebut KCD kecamatan Sliyeg menyampaikan bahwa dengan ilmu dapat memberikan motivasi hidup dan dapat meraih sesuatu yang berharga terutama dalam perkembangan mutu pendidikan khususnya di kecamatan Sliyeg Indramayu.
Antusiasme dibawah teriknya matahari
 |
 |
|
Peserta asyik berdiskusi
|
peserta sedang mewancarai penduduk sekitar
|
Dengan penuh semangat peserta pelatihan mencari berbagai data dan fakta melalui wawancara, memfotret ataupun berkunjungan kepada tempat-tempat yang menarik. Hal ini terjadi pada kegiatan modul dua yaitu stasiun ekonomi dan visual. Teriknya matahari tidak menyurutkan langkah peserta berpacu dengan waktu untuk semakin dalam menggali dan mengumpulkan informasi tentang profil kecamatan sliyeg. Sementara itu dalam ruangan peserta yang tergabung dalam kelompok stasiun kebudayaan sangat asyik sekali mengumpulkan informasi dari buku-buku , artikel yang disediakan oleh panitia ataupun dari ruangan PSBG.
Belajar dengan sentuhan teknologi ternyata mengasikan
Secara umum peserta pelatihan sangat bersemangat dalam menjalani pelatihan, paling banyak sekali antusiasme nya adalah pada game-game yang diberikan seperti konsentrasi dan joepardy. Tim ICT mengapresiasikan antusiasme tersebut dengan memberikan reward bagi kelompok yang terbaik diantara yang baik. Apa yang peserta bayangkan sebelum pelatihan yaitu pelatihan teknologi sulit dan membosankan, ternyata tidak terbukti. Yang ada hanyalah pelatihan yang menyenangkan dengan sajian istimewa modul 2, modul 3 dan modul 7.
Kru ICT team Jabar Banten dan Peserta DALI Sliyeg Indramayu
Semoga jejak langkah awal ini dapat membangun kualitas pendidikan kita. Tiada yang sulit dalam membangun pendidikan kita, yang sulit hanya membangun komitmen kita dalam meningkatkan kualitas pendidikan... Selamat berjuang kawan...
ICT DBE 2 Jabar dan Banten
==========================================================================
SEKOLAH SEBAGAI TANGAN-TANGAN PERADABAN MASA DEPAN
(Implementasi Budaya Pluralistik, Inklusif dan Kontekstual
Intelligent School pada SMA)
Manusia terlahir dengan segala potensi yang dimiliki dan karakteristik yang khas, potensi dan karakteristik tersebut terlahir tidak akan sama persis dengan manusia lainnya, hanya satu kesamaannya yaitu manusia terlahir sebagai hamba Tuhan Yang Maha Esa yaitu Allah SWT. Hakikat manusia dengan keberagaman tersebut sudah sepantasnya menjadi dasar pembangun dalam segala aspek, tidak terkecuali pendidikan.
Sekolah sebagai tangan-tangan peradaban masa depan, harus mampu menjadi wadah dalam mengelola serta mempersiapkan sumber daya yang memiliki pengetahuan yang cerdas dan memiliki nilai-nilai yang positif, serta memiliki karakteristik Excellent Personallity (kepribadian unggul).
Kenyataan yang berkembang di Indonesia, umumnya sekolah belum begitu mampu menerapkan atau bahkan menghargai perbedaan yang ada di masyarakat sehingga semakin pesatnya konflik yang bersumber dari perbedaan agama, ras, suku, ide, politik dan lain-lain. Kenyataannya sekarang masih jarang ditemukan sekolah yang mampu menempatkan keberagaman sebagai pondasi dalam mewujudkan pendidikan yang bernilai.
Pengembangan budaya pluralistik, inklusi ataupun kontekstual harus mampu dikembangkan di sekolah. Arah dan pandangan tersebut mampu dijabarkan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah. Sekolah bukan saja mampu mengontrol pengetahuan yang dimiliki siswa, tetapi sekolah harus mampu mengontrol nilai-nilai yang ada pada siswa.
Dalam kontek perubahan, pendidikan memegang peranan yang sangat penting sekali. Pendidikan sebagai kontrol perubahan, penyuplai bahan bakar perubahan (SDM) dipadukan dengan keterikatan nilai-nilai akan menjadikan sebagai pendidikan masa depan dan persekolahan khususnya sebagai tangan-tangan peradaban masa depan.